Ariana Grande dikabarkan sedang dalam tahap pembicaraan untuk menjadi headliner “Manchester Pride”, dua tahun selepas tragedi teror yang menimpa konsernya di kota Inggris tersebut.

Pada tanggal 22 Mei 2017, ada sekitar 22 orang yang tewas setelah sebuah bom terdetonasi saat para fans meninggalkan arena konser Ari di Manchester Arena. Ia kembali ke kota tersebut dua pekan setelahnya untuk mengadakan konser amal penuh bintang, “One Love Manchester”.

Saat “Sweetener World Tour” diumumkan, fans yang jeli melihat kalau Ari tidak menempatkan Manchester sebagai salah satu kota yang akan disinggahinya. Namun begitu, sang hitmaker ‘Thank U, Next’ memastikan jika ia sedang mengerjakan sesuatu yang “istimewa”.

Apakah “istimewa” ini yang dimaksud Ari? Yaitu menjadi headliner untuk “Manchester Pride”, yang merupakan festival LGBTQ terlama di Inggris. Sebagaimana yang diungkap The Sun, jika memang benar, Ari akan tampil pada tanggal 25 Agustus 2019.

Menurut sebuah sumber, sebenarnya Ari diinginkan untuk tampil tahun ini, tapi sayangnya urung terjadi karena berbagai alasan, utamanya lokasi dan keamanan. Tapi Ari dan dewan pelaksana tetap ingin kolaborasi mereka terjadi, sehingga 2019 menjadi tahun yang dipilih. Kita tunggu saja.